
Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Balai P2SDM) Wilayah VI menyelenggarakan In-house Training “Sistem Informasi Geografis (SIG) Bagi Pengelola Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK)” tanggal 26 – 29 Januari 2026. In-house training ini diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas pengelola KHDTK, khususnya dalam membuat peta KHDTK dan digitasi kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di KHDTK nantinya. Kegiatan dilaksanakan di ruang kelas C Balai P2SDM Wilayah VI.
Kegiatan in-house training diikuti oleh 22 peserta ASN Balai P2SDM Wilayah VI yang terdiri dari pejabat fungsional Penyuluh Kehutanan, Pengendali Ekosistem Hutan, dan Widyaiswara. Adapun pengajarnya adalah Widyaiswara dari Balai P2SDM Wilayah VI yang ahli di bidang perpetaan yaitu M. Syahlan, S.Hut, MP dan Yunita Puspitasari, S.Kom, M.Sc.
Balai P2SDM Wilayah VI mengelola 4 KHDTK yaitu KHDTK Diklat Kehutanan Tabo-Tabo, KHDTK Diklat Kehutanan Borisallo, KHDTK Diklat Kehutanan Malili dan KHDTK Mengkendek. Sesuai arahan ibu Kepala BP2SDM, drh. Indra Exploitasia, M.Si saat pembahasan Renstra BP2SDM, ke depan semua kegiatan di KHDTK Diklat Kehutanan harus berbasis digital dan spasial. Hal itulah antara lain yang mendasari diselenggarakannya kegiatan ini, di samping kebutuhan peta memang merupakan sebuah keniscayaan dari sebuah wilayah kelola berbasis hutan yang hendak dikembangkan.
Kegiatan in-house training dibuka dan ditutup oleh Kepala Balai P2SDM Wilayah VI, Kamaruddin, S.Hut.T. Kepala Balai sangat mendukung kegiatan in-house training dan berharap bahwa ini tidak terhenti hanya sebatas 4 hari saja, namun peserta dapat terus belajar meningkatkan skill. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan di KHDTK yang ada.
“Memang sepertinya empat hari itu singkat, namun karena pengajarnya adalah teman kita sendiri, maka diharapkan peserta dapat terus belajar dan bertanya pada pak Syahlan dan bu Yunita. Tidak terbatas waktu,” demikian Kepala Balai menyampaikan pada acara penutupan.
Seluruh peserta merasa puas dengan pelaksanaan in-house training, karena dengan bimbingan dari instruktur, akhirnya dapat menyelesaikan dua tugas lay-out peta. Sebagai implementasi dari pelaksanaan in-house training ini, peserta khususnya fungsional penyuluh, akan mengumpulkan data-data penyuluh dan Kelompok Tani Hutan (KTH) di wilayah layanan yang nantinya akan dipublikasikan melalui webgis. Semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat dan dapat dikembangkan untuk memperkuat pengelolaan KHDTK Diklat Kehutanan Balai P2SDM Wilayah VI dan kegiatan penyuluhan kehutanan lainnya.
Penulis: Indah Novita Dewi

